Monday, April 18, 2005

“Kata-kata khauf (khawatir) & hazan (sedih) dalam Al Qu’ran” (Part 1)

Postingan kali ini, adalah email yang dikirim ama Ustadz FJ ke milist-nya LaaTahzan.
Postingan-nya keren banget!! Banget banget malah:-) Thanks to Ust. FJ.
Postingan-nya gue bagi jadi dua, biar nggak kepanjangan….

Have a nice read Temans…



“Kata-kata khauf (khawatir) & hazan (sedih) dalam Al Qu’ran”
By Ustadz FJ

Terinspirasi oleh nama pengajian kita (Laa Tahzan), Saya coba mengumpulkan ayat2 Al-Quran yang memakai kata2 khauf (khawatir) & hazan (sedih). Rupanya banyak juga ayat yang memakai dua kata tsb. Dari ayat2 tsb, Saya coba melihat bagaimana sih caranya supaya jadi tidak khawatir & sedih sbb:
*Mengikuti petunjuk Allah
*Beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh
*Menyerahkan diri kepada Allah, dan berbuat kebajikan
*Menafkahkan hartanya di jalan Allah, sembunyi maupun terang2an, kemudian mereka tidak mengiringi dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima),
*Mendirikan shalat dan menunaikan zakat
*Gugur di jalan Allah
*Bertakwa dan mengadakan perbaikan
*Orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka (istiqomah)

Intinya ayat2 tsb menganjurkan kita untuk beriman dan beramal saleh secara konsisten (istiqomah) supaya tidak khawatir & sedih. Wallahu'alam.

Semoga bermanfaat.

salam...


قلنا اهبطوا منها جميعا فإما يأتينكم مني هدى فمن تبع هداي فلا خوف عليهم ولا هم يحزنون


Qulna ihbitoo minha jameeAAan fa-imma ya'tiyannakum minnee hudan faman tabiAAa hudaya fala khawfun AAalayhim wala hum yahzanoona

[2:38] Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka berSEDIH hati".


إن الذين آمنوا والذين هادوا والنصارى والصابئين من آمن بالله واليوم الآخر وعمل صالحا فلهم أجرهم عند ربهم ولا خوف عليهم ولا هم يحزنون


Inna allatheena amanoo waallatheena hadoo waalnnasara waalssabi-eena man amana biAllahi waalyawmi al-akhiri waAAamila salihan falahum ajruhum AAinda rabbihim wala khawfun AAalayhim wala hum yahzanoona

[2:62] Sesungguhnya orang-orang mumin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin [56]<, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah [57]<, hari kemudian dan beramal saleh [58]<, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka berSEDIH hati.


بلى من أسلم وجهه لله وهو محسن فله أجره عند ربه ولا خوف عليهم ولا هم يحزنون


Bala man aslama wajhahu lillahi wahuwa muhsinun falahu ajruhu AAinda rabbihi wala khawfun AAalayhim wala hum yahzanoona

[2:112] (Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka berSEDIH hati.


الذين ينفقون أموالهم في سبيل الله ثم لا يتبعون ما أنفقوا منا ولا أذى لهم أجرهم عند ربهم ولا خوف عليهم ولا هم يحزنون


Allatheena yunfiqoona amwalahum fee sabeeli Allahi thumma la yutbiAAoona ma anfaqoo mannan wala athan lahum ajruhum AAinda rabbihim wala khawfun AAalayhim wala hum yahzanoona

[2:262] Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka berSEDIH hati

Sabar yach......To Be Continued in the next posting

0 Comments:

Post a Comment

<< Home